Suka Pakai Instagram? Yuk Ketahui Bagaimana Sejarah Instagram

Instagram dikenal sebagai media social yang paling banyak diunduh selain Youtube dan Twitter. Media social besutan  Kevin Systrom dan Mike Krieger ini memang unggul dari segi fitur yang dihadirkan, misalnya saja fitur Instagram Stories.

Bisa dibilang, Instagram menjadi wadah untuk mencari popularitas karena fokusnya untuk berbagi foto dan video yang dimiliki tiap pengguna.

Meski sudah 9 tahun berjalan, Instagram tetap saja masih eksis dan bahkan saat ini fungsinya beralih menjadi toko online bagi pebisnis yang ingin meraup pundi-pundi rupiah.

Enggak cuma itu, tren endorse yang banyak dilakukan oleh artis maupun influencer juga tak lepas dari penggunaan Instagram sebagai media promosinya.

Berbagai fitur yang dihadirkan oleh media sosial dengan logo serupa kamera Polaroid ini juga memungkinkan kamu untuk mengenal orang-orang baru dengan adanya fitur Explore.

Tapi dibalik itu semua, tahukan kamu bagaimana sejarah Instagram itu sendiri hingga digandrungi oleh banyak orang?

Sejarah Instagram Yang Harus Kamu Tahu

Sebagian dari kita mungkin tahu bahwa Instagram bermula dari Facebook yang mengakuisisi media social ini. anggapan ini sebenarnya kurang tepat.

Faktanya, Instagram telah ada sejak Burbn Inc, startup yang didirikan Kevin Systrom dan Mike Krieger berkembang.

Lewat startup tersebut, muncul sebuah aplikasi untuk berbagi foto dan video yang diberi nama Burbn. Ketika diperkenalkan untuk pertama kalinya, Burbn dianggap terlalu banyak fitur.

Sementara, kedua CEO tersebut ingin sebuah aplikasi dengan fitur yang lebih sederhana, yaitu berbagi foto dan video, tombol like, dan komentar.

Maka dilakukan penyederhanaan dan dari sinilah sejarah Instagram dimulai. Pada awal kemunculannya, yaitu 6 Oktober 2010, Instagram hanya dirilis khusus pengguna iOS.

Setelah sukses dan diunduh sebanyak satu juta pengguna, media sosial itu pun kembali merilis versi Android, tepatnya pada 3 April 2012.

Sejarah Instagram memang bermula dari aplikasi Burbn yang dicetus oleh Kevin Systrom dan Mike Krieger. Namun dalam perjalanannya hingga sukses sekarang ini, dimulai saat Facebook mengakuisisi Instagram pada 9 April 2012 lalu.

Tak tanggung-tanggung, Mark Zuckerberg selaku pendiri Facebook menggelontorkan dana hingga 1 miliar dollar AS setelah melakukan negosiasi panjang selama kurang lebih 48 jam.

Tetapi saat saham Instagram dilepas pada Facebook, kedua CEO nya, Kevin Systrom dan Mike Krieger masih tetap mengelola Instagram secara independen.

Namun 6 tahun berselang, baik Kevin dan Mike memutuskan untuk hengkang dari platform yang sukses membesarkan nama mereka.

Keduanya enggan menyebutkan secara pasti alasan mundur dari Instagram. Akan tetapi berdasarkan laporan Techcrunch, terdapat masalah internal yang menjadi muasal duo CEO itu mundur.

Bila dulu penggunaan Instagram hanya sebatas berbagi foto dan video saja, saat ini terdapat banyak fitur canggih yang disematkan pada media sosial terpopuler itu.

Mulai dari Instagram Stories yang dapat digunakan untuk share video menarik dengan durasi 15 detik, hingga fitur Explore, Live dan IGTV untuk meraih popularitas.

Fitur Explore pertama kali diperkenalkan pada Juni 2012. Dimana pengguna dapat melihat foto-foto dari akun tak dikenal, namun terbilang populer atau foto yang diambil di lokasi terdekat.

Kemudian untuk fitur Live, pengguna dapat melakukan siaran langsung dan membuka QnA di fitur tersebut.

Sementara untuk fitur IGTV, dapat digunakan bila kamu ingin mengunggah sebuah video dengan durasi hingga 10 menit.